
Perbedaan Selang Hidrolik R1, R2, R6, 4SP, 4SH, dan R15
Kode R1, R2, R6, R15, 4SP, dan 4SH membantu mengenali kelompok konstruksi selang hidrolik. Perbedaannya berguna saat membandingkan penguat, penanganan, serta kebutuhan kerja mesin. Namun, kode tersebut bukan urutan mutu dari yang paling rendah ke paling tinggi.
Selang hidrolik membawa oli pada rangkaian mesin. Lapisan dalam bersentuhan dengan fluida, penguat menahan beban tekanan, dan cover melindungi bagian luar. Produk dengan diameter luar mirip dapat mempunyai konstruksi serta kemampuan berbeda.
Perbedaan konstruksi yang umum ditemui
| Kelompok | Gambaran konstruksi | Implikasi pemilihan |
| SAE 100 R1 | Satu lapis anyaman kawat baja | Cocok dipertimbangkan bila rating seri dan ukuran memenuhi kebutuhan rangkaian |
| SAE 100 R2 | Dua lapis anyaman kawat baja | Menawarkan konstruksi berbeda dari R1; bandingkan rating pada ukuran yang sama |
| SAE 100 R6 | Penguat tekstil pada kelas tekanan rendah | Bukan pengganti otomatis untuk jalur hidrolik tekanan tinggi |
| EN 856 4SP dan 4SH | Empat lapis kawat spiral | Digunakan pada kebutuhan hidrolik bertekanan tinggi; kedua tipe tetap memiliki spesifikasi sendiri |
| SAE 100 R15 | Kawat spiral untuk kelas kerja tinggi | Pilih berdasarkan seri dan ukuran aktual; jumlah lapisan harus merujuk produk yang ditawarkan |
Anyaman atau braid berarti kawat disusun saling menyilang. Pada konstruksi spiral, lapisan kawat dililitkan mengelilingi selang. Keduanya merupakan rancangan penguat, bukan bukti bahwa selang dengan lebih banyak kawat selalu menjadi pilihan terbaik untuk setiap jalur.
Mengapa R2 tidak selalu menjadi pengganti paling praktis untuk R1
R2 dapat mempunyai rating lebih tinggi daripada R1 pada perbandingan seri dan ukuran tertentu. Akan tetapi, perubahan produk juga dapat memengaruhi diameter luar, bobot, ruang tekuk, dan kebutuhan fitting. Jika jalur mesin sudah sempit, kemampuan menahan tekanan bukan satu-satunya hal yang menentukan pemasangan.
Gunakan selang yang memenuhi spesifikasi rangkaian dan dapat dipasang dengan benar. Jangan memaksa selang lebih kaku pada ruang tekuk yang tidak mencukupi hanya karena dianggap lebih kuat.
4SP, 4SH, dan R15 mengikuti kebutuhan sistem
Kelompok ini digunakan pada berbagai mesin dan alat berat dengan kebutuhan tekanan serta siklus kerja yang sesuai. Pemilihan tidak dibagi hanya berdasarkan alat kecil, sedang, atau besar. Jalur pada satu mesin pun dapat membutuhkan jenis selang berbeda.
R15 tidak boleh dinyatakan selalu lebih kuat daripada semua 4SH tanpa membandingkan produk, diameter, rating, serta persyaratan kerjanya. Demikian pula, klaim enam lapis penguat harus menyebut seri dan ukuran yang benar-benar menggunakan konstruksi tersebut.
Data yang membantu saat membeli
Sampaikan kode atau model selang, diameter dalam, panjang rakitan, serta jenis kedua fitting. Foto marking dan posisi selang pada mesin membantu mengidentifikasi produk serta jalurnya. Tekanan, suhu, jenis oli, dan ruang gerak kemudian dicocokkan bersama data mesin.
PT Graha Selang Perkasa menyediakan pilihan selang hidrolik dan kebutuhan rakitan yang dapat dibahas menurut aplikasinya. Kirim kebutuhan mesin, ukuran, foto sambungan, dan lokasi pengiriman untuk memperoleh penawaran yang relevan.


